Pages

Subscribe:

Sabtu, 15 Maret 2014

Cinta Pertama itulah Cinta terakhir

Dalam hidup, aku! , tidak pernah ada kata menyerah. Apapun itu asalkan yang aku inginkan pasti harus kudapatkan. Suatu hari, aku bertemu dengan seorang gadis dilaut, dia putri duyung yang kehilangan ekornya. Tapi dia berkata ingin keneraka bersamaku, dia orang pertama yang aku kenal yang tidak takut dengan kematian, tidak takut dengan seorang sepertiku, tidak takut meski ku bawa Neraka sekalipun.
Apapun yang perintahkan selalu ia lakukan tanpa bertanya, tanpa banyak bicara. Sering terluka, sering merasa sakit, harus cepat beradaptasi, sejujurnya gadis ini jauh lebih kuat dariku. Dia tidak pernah menangis, saat terluka, saat kesakitan atau saat merindukan seseorang dia tidak mengeluarkan air mata sedikitpun. Karna dia tidak takut mati, itulah yang membuatnya selalu terluka, karna tidak mau dia terluka aku terus menempel padanya. Sedikitpun dia tidak pernah lepas dari pandanganku, karna bisa saja dia menghilang suatu waktu dan aku akan sulit untuk menemukannya.
Kapan dia menjadi penting bagiku?kapan dia menjadi kelemahanku?dia makan apa yang aku makan, dia belajar dari apa yang aku pelajari, dia sudah hampir menjadi bayanganku. Aku pikir hatiku sudah mati sejak orang tuaku dibunuh?tapi tanpa sadar, gadis ini diam-diam telah menggali terlalu dalam. Dan aku tidak ingin kami mati sebelum kami bahagia.
“ Apa rencanamu?”
“ Kalau ingin membuat dunia baru, bukankah harus menghilangkan jejak dunia yang lama?
Sekarang aku tinggal bertaruh dengan nasib, kalau beruntung aku akan selamat kalau tidak…kalian harus mengisahkan sejarahku pada anak cucu kalian.”
Kupandangi sekeliling, aku baru sadar dalam hidup ini, kapan terakhir kali aku punya foto??. Harusnya aku membeli kamera. Sekarang benar-benar tidak ada yang bisa dikenang.
Aku terus berenang menuju keatas permukaan, membawa Cassey dalam pelukkanku, dan BOOOMMMM…mobil itu meledak. Aku terus membawa Cassey berenang. Polisi tentu akan datang dan mencek dengan segala upaya, tentu saja! kabar kematianku sedang di tunggu sejuta umat.
“ Cassey, bertahanlah, kau harus bertahan!! aku belum sempat mengajakmu berkencan, belum sempat membawamu pulang, belum sempat bilang ‘ aku bahagia bisa mengenalmu ‘ jadi….berusahalah untuk tetap bertahan.”
Sebuah Boat melaju dengan kecepatan penuh, aku tau uang selalu bisa merubah hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. Dengan boat itu aku melaju menuju masa depan baruku, menuju pulang kerumah..bersamanya…didalam pelukkanku.
Itulah suatu episode terakhir dari Cerita berjudul Last-love-first-love oleh Febry Cyril
DARI:http://sasakala.wordpress.com

0 comments: