Pages

Subscribe:

About

Labels

Sabtu, 29 Juli 2017

Jeruk Pamelo Madu Bageng, Ikon Kabupaten Pati


Cetak Kirim ke Teman


bapelluh1_pati,
Kabupaten Pati selama ini terkenal di Indonesia karena produk kacang, dimana terdapat dua pabrik besar produsen kacang yaitu "Kacang Garuda" dan "Dua Kelinci". Padahal pemasok bahan baku kacang terbesar bukan dari Kabupaten Pati tapi dari daerah lain. Tetapi sekarang ini Kabupaten pati boleh berbangga hati karena terdapat varietas lokal yang berasal dari Kabupaten Pati.

Jeruk Pamelo (Citrus maxima) Bageng yang sering disebut sebagai jeruk bali madu, atau yang lebih dikenal jeruk pamelo, kini menjadi buah andalan masyarakat Desa Bageng Kecamatan Gembong Kabupaten Pati. Meski belum mampu untuk ekspor, tetapi buah jeruk tanpa biji ini mulai merambah swalayan-swalayan di beberapa kota besar di Jawa. Jeruk Pamelo atau di Indonesia sering disebut jeruk bali sangat bermanfaat, sebagai antioksidan yang handal dan dalam pemanasan global sekarang ini sebagai pemulih stamina karenakandungan jeruk ini terdapat vitamin C yang cukup tinggi.

Jeruk Pamelo Bageng ini telah dipatenkan di Pusat Pusat Perlindungan Varietas Tanaman Kementerian Pertanian Repuplik Indonesia dengan Sertifikat Nomor : 01/PVL/2008 didaftarkan oleh Bupati Pati saat itu Bpk. Tasiman, SH. Sehingga Jeruk Pamelo Bageng telah secara resmi diakui oleh Pemerintah. Jeruk Pamelo Bageng dalam perkembangannya terdapat 2 nama yaitu Jeruk Pamelo Madu Bageng dan Jeruk Pamelo Bageng Taji (tanpa biji) dimana yang membedakan adalah Jeruk Pamelo Bageng Madu sebagai varietas indukan yang kemudian hasil dari perbanyakaannya dinamakan Jeruk Pamelo Bageng Taji.

Budidaya Jeruk Pamelo Bageng dapat dibudidayakan dimana saja di pekarangan (tabulakar), di pot (tabulapot), mau pun ditanam secara komersial dengan cara dikebunkan. Untuk persiapan tanam di lapangan, harus disediakan lubang tanam terlebih dahulu. Juga pot bila hendak dibudidayakan dalam pot. Setelah kantong/zak dilepas, bibit dapat ditanam. Agar tanaman dapat tumbuh secara tegak, diperlukan bambu penyanggan (ajir) untuk menyangganya.

Persiapan bibit diharapkan dapat memilih bibit dengan ciri sebagai berikut :


  1. Diameter batang - bawah 1 cm (okulasi, sambungan) dan 1,5 cm (cangkokan).

  2. Dari vegetatif tinggi maksimal sambungan dari pangkal batang/leher akar 20 cm, tinggi bibit benih minimal 70 cm dari pangkal batang.

  3. Bibit lurus dan sehat

  4. Varietasnya benar.

Pemupukan dan pengairan : pada tanaman yang masih muda, pemberian pupuk dapat dilakukan dalam parit kecil (rorakan) di sekeliling tanaman secara melingkar. Rorak dibuat sesuai dengan lebarnya tajuk tanaman. Semakin besar tanaman semakin besar rorakannya. Jika tanaman sudah besar dan tajuknya sudah saling menyangkut, pemberian pupuk dapat dilakukan secara memanjang dalam parit kecil. Kebutuhan air sangat tergantung pada keadaan tanah dan umur tanaman. Untuk mudahnya, petani biasanya melihat tingkat kelembaban tanah.

Kegiatan pemangkasan dibedakan menjadi pemangkasan bentuk dan pemangkasan pemeliharaan. Tanaman yang berasal dari bibit cangkokan biasanya sudah mempunyai percabangan yang baik, sehingga tidak perlu pemangkasan.

Pemangkasan pemeliharaan ditujukan untuk merangsang keluarnya bunga, mencegah serangan penyakit, merangsang pertumbuhan tunas baru, mengurangi kerimbunan. Juga ditujukan untuk membuang tunas liar atau tunas air dan cabang yang sakit.

Pengendalian Hama/Penyakit. Hama dan penyakit merupakan salah satu faktor utama yang dapat menghambat kelancaran pembudidayaan jeruk besar. Serangannya dapat ringan sampai berat. Serangan berat dapat mengakibatkan tanaman mati, sehingga gagal panen. Untuk mengendalikan hama/penyakit dapat dilakukan secara fisik, mekanis, biologis dan secara kimiawi.

Panen dan Pasca Panen. Pemanenan untuk memperoleh hasil terbaik jika pemetikan dilakukan pada saat buah tepat matang. Pemanenan yang terlalu muda tidak menjamin mutu buah. Apalagi jeruk besar bersifat nonklimaterik, yaitu buah tidak mengalami proses pematangan setelah dipanen. Jeruk besar dipanen berumur 6-8 bulan setelah bunga mekar. Untuk mendapatkan kualitas yang baik, pemanenan sebaiknya menggunakan gunting pangkas. Dilakukan sekitar jam 9 pagi sampai sore. Dalam pasca panen untuk mempertahankan kualitasnya, perlu dilakukan beberapa kegiatan yang emliputi : sortasi, grading, pengemasan, pengangkutan sesuai tujuan pemasaran.

Jeruk Pamelo Bageng yang sekarang ini mulai berbicara di pentas nasional, selain hasilnya mampu memakmurkan masyarakat pembudidayanya, jeruk ini juga memiliki keunggulan dibandingkan jeruk-jeruk yang lainnya. "Keunggulan jeruk pamelo bageng yang paling khas adalah, setelah jeruk tersebut sudah masak atau tua, biji dalam daging jeruk tersebut hilang dengan sendirinya. Jadi istilahnya, jeruk pamelo tanpa biji. Demikian pula rasanya tidak kalah manis dan segar, dibanding dengan jeruk-jeruk dari daerah Jawa Timur.

Dalam " Kontes Buah Jeruk Nasional" di malang pada 6 Agustus 2010, Jeruk Pamelo asal pati ini mendapat rangking ke 4 dan 5 dalam penilaian 5 besar kontes jeruk jenis pamelo setelah jeruk dari Magetan dan Sulawesi. Kontes ini diwakili oleh Kelompok Tani Mandiri dengan jeruk "Madu Bageng" dan Kelompok Tani Subur Makmur dengan jeruk "Bageng Taji".

[http://epetani.deptan.go.id/berita/jeruk-pamelo-bageng-ikon-kabupaten-pati-7826]

Membuahkan Tanaman di Luar Musim Cetak Kirim ke Teman






Pratomo, SP *,

Rahasia memunculkan buah-buahan di luar musimnya hanya diketahui oleh sedikit orang. Padahal sangat banyak orang yang sangat ingin mengetahui teknologi ini, termasuk Anda. Dari sedikit orang yang tahu rahasia tersebut, hanya sebagian kecil yang mengerti persis teknologi ini dan menerapkan­nya dengan tepat. Banyak kejadian setelah pohon berhasil dibuahkan dengan lebat, tapi kemudian pertumbuhannya merana bahkan mati. Rahasia ini akan bagikan agar pohon buah dan pekebun yang menjadi “korban” dapat dikurangi.

Berikut ini “rahasia” tersebut dipaparkan. Teknologi memunculkan buah di luar musim, disebut teknologi off-season. Tujuan teknologi ini ada dua yaitu, pertama adalah murni motif ekonomi yang ditujukan untuk menaikkan harga komoditas buah-buahan jauh lebih tinggi dibandingkan ketika dalam mu­simnya -on season. Tujuan kedua lebih idealis, pada aplikasi kebijakan peme­nuhan pangan buah-buahan masyarakat agar tersedia sepanjang tahun. Komoditas buah-buahan yang sudah teruji berhasil dalam penerapan teknologi off-season adalah: lengkeng, durian, mangga, apel, jeruk dan jambu air.

Tujuan aplikasi teknologi off-season pertama -motif ekonomi­- dilakukan ber­kaitan dengan erat dengan karakteris­tik produk komoditas agobisnis yang berbeda dengan komoditas lainnya. Produk agro­bisnis mudah sekali rusak, mempunyai bio-massa besar, memerlukan tempat luas untuk gudang dan transpor, hasil pro­duknya beragam/multi grade (Gumbira, 2001). Dimana jika sedang panen raya -on-season, buah-buah seperti tidak ada harganya, terjual dengan harga sangat murah. Sedang jika tidak sedang musim, buah dengan kualitas dan kuantitas yang sama dijual dengan harga berkali-kali lipat lebih mahal. Contoh konkretnya ada pada komoditas mangga, jeruk dan durian.

Fenomena menarik yang berhu­bungan dengan Penjaminan Mutu Pangan (Food Safety), terjadi dalam bisnis buah-buahan, contohnya pada saat tidak musim Jeruk Lokam atau Ponkam dengan mutu yang sangat buruk (off-grade) tetap habis diserbu pembeli. Dengan buah bisa dibu­ahkan sepanjang musim, maka keterse­diaan buah akan merata sepanjang tahun dengan jumlah yang cukup. Sehingga konsumen tetap memperoleh buah ber­mutu baik dengan harga wajar.

Bagi orang yang sudah mengetahui teknologi off-season, hal ini merupakan peluang bisnis yang sangat menarik. Namun seringkali untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya teknologi ini tidak diterapkan dengan bijak, apalagi jika yang menerapkan adalah klan peda­gang -pengijon, tengkulak dan pem­borong. Satu contoh penerapan teknologi yang tidak bijak banyak terjadi pada perkebunan mangga rakyat di Rembang, Ngawi, Situbondo, Probolinggo dan Pasuruan. Dimana jauh sebelum musim mangga mulai para pengijon sudah mendatangi petani/pekebun mangga, mereka mengontrak -mengijon mangga lebih tinggi dari harga pasaran biasa, petani senang bukan kepalang, keun­tungan besar dalam benaknya.

Kemudian setelah deal, para peng­ijon mengaplikasikan zat pengatur tumbuh (ZPT), yang menghentikan fase vegetatif dan memunculkan fase generatif bunga dan buah. Biasanya dengan aplikasi ZPT buah mangga akan berbuah maju dua bulan sebelum musimnya dan berbuah amat sangat lebat. Pengijon untung besar, karena selain harga mangga berlipat-lipat, kuantitas produksi mangga juga berlipat-lipat. Petani berpandangan bahwa Peng­ijon sedang beruntung -tiba beja, bahasa Jawanya- karena anugrah alam. Petani baru sadar ketika sehabis panen pohon-pohon mangganya tidak segera pulih dengan tumbuh pupus dan tunas baru. Pohon mangganya semakin hari semakin merana, daunnya banyak yang mengering, gugur atau mengeriting, dahan ranting mengkerut dan mudah patah (getas), daya tahan tanaman lemah (mudah terserang hama dan penyakit), dan tak jarang panen tersebut menjadi adalah panen terakhir karena pohon tersebut akhirnya mati. Berbagai Teknologi Off-season. Sebenarnya pada jaman mbah-mbah kita dulu teknologi off-season ini sudah diterapkan, antara lain tapi dengan cara mekanis antara lain dengan cara:


  1. Kerat : Mengerat pembuluh floem (kulit pohon) melingkar sepanjang ling­karan pohon sampai kelihatan pembuluh xylem (kayu pohon). 

  2. Pruning : Memangkas daun, cabang dan ranting, hingga pohon gundul atau tersisa sedikit daun. 

  3. Pelukaan : Melukai pembuluh floem dengan benda tajam. Bentuknya bisa dengan mengerok, mencacah, mema­ku atau mengiris kulit kayu. 

  4. Pengikatan : Mengikat erat pohon de­ngan kawat hingga transpor hasil foto­­sintesa pembuluh floem terhambat. 

  5. Stressing air : Tidak menyiram ta­naman hingga mencapai titik layu permanen, kemudian dengan tiba-tiba melakukan penggenangan per­akaran dan pangkal batang hingga jenuh air dalam waktu tertentu. 

Kelima teknologi off-season konven­sional ini, pada prinsipnya adalah meru­bah perbandingan unsur carbon (C) dan nitrogen (N) -C/N ratio- dalam tubuh tanaman. Cara konvensional ini mem­punyai kelemahan yaitu tak terukur. Kalau aplikasinya kebetulan pas, ya berhasil tapi kalau tidak pas ya ga­gal. Dalam ber­budidaya cara konvensional ter­sebut tidak dire­komen­­­dasikan, karena selain tidak bisa mem­berikan kepastian, juga dapat meng­akibatkan kerusakan pohon se­ca­ra fisik dan fisiologis.

(Baca artikel ter­kait: Bagaimana C/N rasio Menen­tu­kan Pembungaan)

Cara terkini yang terukur dan paling ba­nyak dipilih adalah dengan menggu­nakan agro-chemical, beru­pa bahan aktif zat pe­ngatur tumbuh (ZPT). Pada prinsip­nya tek­nologi agro-chemical ini merubah fisiologis tanaman dengan cara meng­hambat fase pertum­buhan vegetatif de­ngan peran hormon atau senyawa kimia tertentu, agar muncul fase generatif -bunga dan buah (Unggul Su­roso, 2008). Tanaman yang ingin dibuahkan di luar musim harus memenuhi tiga prasyarat penting, yaitu :


  • Tanaman sehat, dengan ditandai percabangan merata, daun berwarna hijau tua mengkilat dan tidak sedang terserang hama atau penyakit. 

  • Tanaman sudah cukup umur atau sudah pernah berbunga. Pem­bu­ngaan di bawah umur dapat meng­akibatkan terganggunya pertum­buhan vegetatif tanaman yang meng­akibatkan postur tanaman menjadi kerdil dan tidak sehat. 

  • Lebih utama tanaman tidak dalam fase akselerasi pertumbuhan vege­tatif dalam bahasa Jawa disebut mepet (huruf vokal e dibaca seperti pada kata: pedang). Ditandai dengan tidak adanya: pertumbuhan tunas tanaman dan daun baru (pupus). 

Pengaplikasian ZPT

Pada dasarnya, setiap sub-familia tanam­­an mempunyai ZPT yang berbeda-beda, walaupun ada ZPT yang bisa memberikan pengaruh pembungaan yang signifikan pada beberapa jenis tanaman. ZPT yang dipergunakan untuk memun­culkan bunga di luar musim antara lain adalah: NAA, Auxin, Gibberelin, Pak­lo­butrazol dan Po­tasium Klorat (KClO3).

Natrium NAA (Naphthyl Acetic Acid/Asam Naftali Asetat), adalah jens ZPT yang mempunyai kegunaan men­dorong pembungaan serem­pak pada tanaman. Dengan konsentrasi 5-10 ppm disem­prot­kan ke seluruh bagian tanaman terutama stomata daun terbukti dapat memunculkan bunga.

Auxin secara khusus jarang diper­dagangkan dengan merk dagang tertentu, karena harganya per miligramnya yang sangat mahal. Tergolong dalam bahan laboratorium yang bisa didapatkan di toko bahan kimia. Auxin digunakan dalam dosis kecil, part per million (ppm), berfungsi untuk merangsang perpanjangan sel, pembentukan bunga dan buah, per­tumbuhan akar pada stek batang, mem­perpanjang titik tumbuh serta mencegah gugur daun dan buah.

Gibberelin sebelumnya juga terma­suk bahan laboratorium yang mahal dan dipergunkan dalam dosis kecil seperti auxin, tapi kini sudah banyak di jual di pasaran da­lam bentuk suspensi, dengan merk antara lain: ProGibb dan Super Gib. Apabila meng­inginkan Gibberelin murni bisa diperoleh di toko bahan kimia dengan kode GA3 atau GA6. Gibberelin berfungsi membuat tanaman berbunga sebelum waktu­nya, membuat tanaman buah besar-besar tanpa biji, membuat tanaman jadi rak­sasa, mem­percepat tumbuhnya biji dan tunas dan merangsang aktivitas kambium. Baik auxin maupun gibberelin lebih cocok diper­gunakan untuk tanaman semusim seperti cabe, melon, semangka dan labu.

Paklobutrazol di pasaran memiliki nama dagang diantaranya Patrol, Cultar, Goldstar. ZPT ini berfungsi menghentikan fase vegetatif dan memacu fase generatif. Penggunaan secara berlebihan dapat mengakibatkan, batang dan dahan getas, daun menge­riting dan pertumbuhan vegetatif dapat terhenti (stagnan) hingga kurun waktu 3 tahun. Terbukti efektif dipergunakan pada tanaman keras seperti mangga, apel, jambu air, jeruk dan durian.

Potasium Klorat (KClO3). Bahan kimia yang masih saudara dekat dengan bahan peledak yang dipakai Amrozi cs. dalam bom Bali ini, pada dosis tertentu telah terbukti dapat memunculkan bunga. Keberhasilan percobaan pembungaan yang dilakukan di Thailand, kini telah dipergunakan secara masal untuk komo­ditas lengkeng (Dimo­carpus longan) dan leci (Litchi chinensis). Selain ZPT-ZPT tersebut di atas, ada juga produk untuk memunculkan buah off-season yang disajikan secara terpadu. Komposisi tidak hanya mengandung ZPT tetapi juga asam amino, unsur makro NPK dengan perbandingan tertentu dan mikro (Mg, Mn, B, Zn) yang dibutuhkan tanaman pada saat pembungaan dan pengisian buah. Ini dilakukan untuk memastikan pada saat tanaman dibuahkan di luar musim tidak akan kekurangan nutrisi yang dibutuhkan. Merk dagang di pasaran ada berbagai macam seperti, untuk mem­buahkan lengkeng ada Formula Narin yang berasal dari Thailand atau Farmpion Booster dan Champion buatan Malaysia, yang bisa didapatkan di toko-toko per­tanian seperti: Hortimart AgroCenter Bawen-Semarang dan Trubus-Ungaran.

Syarat Pasca Aplikasi.

Pasca aplikasi ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu: Tanaman harus tercukupi air, Pemupukan bunga-buah yang tepat (waktu, komposisi & dosis), Sanitasi lingkungan dan Pengendalian hama dan penyakit. Sebenarnya pem­buahan di luar musim adalah pekerjaan berat bagi tanaman, sebab metabolisme dalam tubuh tanaman akan berubah -dari vegetatif ke generatif- dan berjalan dengan cepat. Hal itu yang menjadikan syarat agar air, nutrisi, sanitasi dan kesehatan tanaman harus terpenuhi. Air diperlukan untuk tranpor nutrisi (hara) dari akar hingga proses fotosistesis yang berlangsung lebih cepat dengan kuantitas lebih banyak dari biasanya, mengingat hasil fotosintesis berupa pati dan fruktosa diproduksi dalam jumlah besar untuk pengisian buah. Pupuk kompos dan pupuk anorganik dengan komposisi Nitrogen rendah dan Fosfor-Kalium tinggi (misal NPK 10-30-30) diper­lukan untuk mendukung pem­ben­tukan bunga-buah. Pupuk kompos se­baiknya diberikan dua bulan sebe­lum aplikasi dilakukan de­ngan jumlah -untuk ta­naman umur 3 tahun- minimal 20 kg. Sedang pupuk anorganik diberikan dua kali lebih banyak daripada saat tanaman tidak berproduksi, untuk tanaman umur 3 tahun diberikan NPK nitrat 40 gr tiap 30 hari x 5 kali aplikasi, dengan cara diko­corkan dengan 5 liter air diantara pangkal batang dan batas tajuk terluar.

Berikutnya sanitasi dilakukan de­ngan cara membersihkan gulma total yang berada di bawah tajuk tanaman, sedang gulma/rumput di luar tajuk cukup dibabat 2-3 cm agar tidak menjadi sarang hama dan penyakit. Hama yang dapat menggagalkan pembentukan bunga-buah adalah kutu putih yang hidup sebagai parasit pada pupus dan daun muda, ulat hijau kecil penggerek pupus dan lalat buah yang bertelur pada bakal buah. Untuk kutu putih dan ulat hijau dapat dibasmi dengan insektisida dengan perekat, sedangkan untuk lalat buah dijebak dengan perang­kap/lem berbahan aktif metil eugenol, merk di lapangan adalah Petrogenol, ATP, Laila dan Cherry Glue. Sebab apabila lalat buah tidak segera ditangkap, ia akan merontokkan buah, bertelur pada bakal buah dan larvanya akan kita temui di dalam buah yang sudah matang. Sebenarnya pemenuhan syarat pasca aplikasi inilah yang paling penting berhu­bungan dengan kelangsungan hidup dan kesehatan tanaman. Terapkan tek­nologi ini dengan bijaksana agar tanaman Anda berbuah lebat dan pohon tetap sehat. (*)

*) Penulis adalah Sekretaris Ekse­kutif Yayasan Obor Tani dan Mahasiswa Program Magister Teknologi Pangan Unika Soegijapranata Semarang

[http://obortani.com/read/2009/01/06/membuahkan-tanaman-di-luar-musim-corporate-social-responsibility-csr.html]

Ragam Jeruk Keprok Jeruk Lokal Unggulan

Jeruk keprok merupakan jeruk lokal unggulan atau bisa disebut juga jeruk mandarinnya Indonesia. Seperti biasa adenalfi akan membahas ragam jenis jeruk keprok atau macam jeruk keprok dari Indonesia.

1. Keprok Boci (Jeruk mandarin)
keprok boci
Jeruk Keprok Boci
Keprok boci merupakan varietas atau macam-macam jeruk keprok yang dikembangkan di kawasan Brastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Boci artinya tidak memiliki biji. Dengan demikian, jeruk keprok boci merupakan varietas jeruk keprok yang nonbiji dan memiliki daging buah yang tebal dengan serat banyak.
2. Keprok Brastepu
keprok brastepu
Jeruk Keprok Brastepu
Keprok brastepu merupakan varietas jeruk keprok yang tumbuh subur di kawasan Tanah Karo, Sumetera Utara. Jeruk keprok ini memiliki cici berupa warna kulitnya yang hijau kekuningan dan daging buahnya berwarna kemerahan. Daging buahnya ini sangat lembut dan beraroma wangi seperti jeruk sunkis.
3. Keprok Cina Konde
keprok cina konde
Jeruk Keprok Cina Konde
Keprok cina konde merupakan varietas keprok yang berkembang dengan baik di wilayah Garut, Jawa Barat. Ciri dari bauk keprok garut ini adalah bentuk buahnya yang gepeng dengan ukuran relatif sedang, yakni berdiameter antara 4 - 5 cm. Warna kulit keprok garut adalah kuning kemerahan dengan daging buah berwarna orange.
4. Keprok Fremont (Frimong)
keprok frimong
Jeruk Keprok Frimong
Jenuk Fremont atau frimong merupakan varietas jeruk keprok yang banyak dibudidayakan di Thailand. Di Indonesia sendiri, jeruk ini dikenal dengan sebutan jeruk Frimong. Ciri utama dari jeruk ini adalah warna kulitnya yang kuning kehijauan dan daging buahnya berwana kuning orange. Rasa jeruk ini cenderung memiliki rasa masam yang lebih dominan dibanding rasa manisnya, namun sangat segar, terlebih jika dimakan di tengah hari.
5. Keprok Garut
keprok garut
Jeruk Keprok Garut
Sama halnya dengan keprok cina konde, keprok garut (sesuai namanya) merupakan varietas jeruk keprok yang banyak dan tumbuh subur di wilayah Garut, jawa Barat. Keprok garut ini dikategorikan sebagai varietas jeruk keprok terbaik di antaramacam-macam jeruk keprok lain yang terdapat di Indonesia.
Ciri utama dari jeruk keprok garut adalah bentuk buahnya yang bulat agak lonjong dan berdiameter sekitar 8 cm. Wana kulitnya kuning kehijauan, sedang daging buahnya yang sangat manis berwarna kuning kemerahan.
6. Keprok Ponkam
keprok ponkam
Jeruk Keprok Ponkam
Keprok ponkam merupakan varietas jeruk keprok yang tumbuh dan berkembang di India Selatan, namun perkembangan selanjutnya jeruk ini lebih banyak dibudidayakan di negara Taiwan. Jeruk ini memiliki ciri yang mudah diidentifisasi, terutama dari bentuknya yang tidak bundar sepenuhnya.
Selain itu, warna kulit jeruk ponkam adalah kuning cerah kemerahan dengan struktur yang lebih tebal dibanding jeruk keprok lainnya. Keprok ponkam merupakan satu di antara macam-macam jeruk keprok lainnya yang memiliki rasa daging buah sangat manis dan cenderung tidak memiliki rasa asam.
7. Keprok Madura
keprok madura
Jeruk Keprok Madura
Keprok madura, sesuai namanya, adalah varietas jeruk keprok yang tumbuh dan berkembang dengan subur di kawasan Pamekasan, Madura. Jeruk ini sangat cocok ditanam di daerah dataran rendah dan memiliki iklim kering. Ciri utama yang dapat diidentifikasi pada jeruk keprok madura adalah warna kulitnya yang berwarna hijau kekuningan dan warna daging buahnya kuning. Rasa jeruk keprok madura ini sangat manis, meskipun ada juga beberapa yang agak masam.
8. Keprok Batu atau Keprok Punten
keprok batu atau keprok punten
Jeruk Keprok Batu
Keprok batu merupakan varietas jeruk keprok yang berkembang dengan di kawasan Desa Punten, Kecamatan Batu, Malang. Ciri utama keprok baru yang mudah diidentifikasi adalah bentuk buahnya yang aga besar dan bulat. Diameter jeruk keprok ini antara 8 - 10 cm. Warna kulitnya adalah hijau tua ketika masih muda dan berwarna kemerahan setelah tua atau ketika siap panen.
9. Keprok SoE
keprok SoE
Jeruk Keprok SoE
Jeruk atau citrus yang berkembang di Soe, Nusa Tenggara Timur, lebih dikenal masyarakat setempat dengan sebutan jeruk keprok SoE. Beberapa wilayah yang banyak menghasilkan jeruk keprok SoE yakni Kapan, Tobu, Bonleu, Ajobaki hingga Fatumnasi. Rata-rata daerah penghasil jeruk keprok SoE berada di wilayah utara Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang memiliki hawa dingin.
10. Keprok Gayo
keprok gayo
Jeruk Keprok Gayo
Tanah subur di Aceh Tengah menghasilkan buah-buahan yang sangat beragam. Dari “tanah surga” itulah kopi gayo muncul yang kemudian merambah penjuru dunia. Bukan hanya kopi, hara yang berasal dari tanah di Dataran Tinggi Gayo menghasilkan buah jeruk beraroma tajam dengan rasa yang cukup manis. Jeruk itu dikenal dengan nama keprok gayo.
Jeruk keprok gayo yang memiliki nama latin "citrus reticulata/nobilis sp" bukanlah buah sembarangan. Buah yang diameternya mencapai 10 cm itu sudah dikukuhkan sebagai komoditi unggulan nasional melalui SK Mentan Nomor 210/Kpts/SR.120/3/2006.
11. Keprok Kacang Solok
keprok kacang solok
Jeruk Keprok Kacang Solok
Jeruk keprok kacang solok berasal dari Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Keprok kacang solok memiliki rasa yang cukup manis, jeruk keprok kacang yang pernah dikembangkan masyarakat Koto Parik Gadang Dietah dan Surian Kabupaten Solok ini, memiliki aroma yang khas.
12. Keprok RGL
keprok RGL
Jeruk Keprok RGL
Jeruk Keprok Rimau Gerba Lebong (RGL) atau dikenal dengan Gerba Lebong merupakan salah satu komoditas potensial Desa Rimbo Pengadang Kecamatan Rimbo Pengadang Kabupaten Lebong, Bengkulu karena mampu meningkatkan penghasilan masyarakat.
Jeruk RGL memiliki cita rasa yang berbeda dengan jeruk keprok lainya dan memiliki beberapa keunggulan yaitu buahnya berwarna kuning-oranye, berbuah sepanjang tahun, ukuran buah besar 200-350 gram, kadar sari buah tinggi dan mempunyai potensi pasar yang baik.
13. Keprok Siam Madu
keprok siam madu
Jeruk Keprok Siam Madu
Salah satu jenis jeruk yang mempunyai rasa manis dengan rasa seperti madu yaitu Siam Madu. Jeruk ini berasal dari Karo, Sumatera Utara dengan memiliki keunggulan rasa yang manis segar dan warna yang orange apabila ditanam di dataran tinggi. Sekarang ini jeruk ini mulai banyak dikembangkan di daerah sentra jeruk di Malang.
14. Keprok Siam Gunung Omeh
keprok gunung omeh
Jeruk Keprok Gunung Omeh
Jeruk keprok siam gunung omeh berasal dari Kabupaten Lima Puluh Kota tepatnya di kecamatan Gunung Omeh terdapat jeruk yang khas yaitu siam Gunung Omeh. Meski tergolong jeruk siam namun mempunyai warna kulit yang oranye karena di tanam di dataran tinggi. Rasa dari jeruk ini manis dengan ukuran buah yang relatif besar dibanding jeruk siam pada umunya. Jeruk ini merupakan komoditi unggulan dari Kabupaten 50 Kota dan Provinsi Sumatera Barat.

Jumat, 28 Juli 2017

9 Contoh Rumah Idaman Sederhana Terbaru #Pilihan

Warna cat dinding atau tembok mempengaruhi penampilan rumah yang Anda miliki. Perpaduan warna cat rumah yang baik akan memberikan kesan yang baik bagi orang lain. Cat rumah yang tampak Dari Persian luar (eksterior ) maupun cat tembok Dari Persian dalam rumah (interior) merupakan elemen yang sangat penting dan krusial saat menentukan model desain sebuah bangunan.
Dalam mengaplikasikan pilihan warna cat rumah pada kenyataannya tidak mudah. Apalagi saat menentukan warna cat dominan untuk rumah. Biasanya hal rule lebih membingungkan adalah cara mengkombinasikan dua jenis warna atau lebih untuk rumah. Maka Dari Persian itu  lebih baik jika Anda mulai merencanakan bagaimana kombinasi yang cocok untuk rumah Anda.

9 Contoh Rumah Idaman Sederhana Terbaru

9 Contoh Rumah Idaman Sederhana Terbaru

Pada konsep desain rumah idaman sering ditemukan contoh kombinasi warna cat rumah atau cat tembok. Hal ini memang sangat baik untuk desain rumah tersebut. Dengan memberikan kombinasi warna cat dinding semakin mempertegas kesan rumah minimalis yang Anda miliki sehingga setiap detail bangunan rumah terlihat jelas. Selain itu, kombinasi warna menciptakan kesan yang keren, elegan dan mewah.

Seandainya anda lagi memerlukan ide tentang rumah idaman sederhana. dibawah ini dapat jadi sampel ide Gambar Rumah yang menarik. Dalam membuat rumah, tentu ada pertimbangan yang anda pilih. Banyak ide rumah seperti rumah bergaya minimalis maupun tradisional telah terkumpulkan, termasuk desain Gambar Rumah Dari Perisian banyak sumber,
Rumah minimalis yang akhir-akhir ini menjadi incaran atau patokan model rumah fashionable memang diusung dengan konsep rumah sederhana tetapi elegan. Seiring dengan maraknya ketertarikan calon pemilik rumah dengan model minimalis, banyak gambar rumah sederhana satu lantai.


9 Contoh Rumah Idaman Sederhana Terbaru

Rumah dengan konsep minimalis memang bisa dibangun satu ataupun dua lantai, bahkan bisa lebih Dari Persian itu. Konsep tersebut sangat cocok digunakan pada rumah dengan ukuran lusa bangunan seberapa pun. Oleh karenanya, tidak heran jika kemudian berbagai lapisan masyarakat menggunakan model minimalis sebagai model andalan rumahnya.
Pasalnya, tidak hanya bisa diterapkan pada rumah dengan ukuran luas bangunan berapapun, tetapi juga model yang dibuat entah bagaimana, meskipun mirip tapi jarang sekali ada model yang sama antara rumah satu dengan rumah yang lainnya.

Tidak hanya banyak gambar rumah sederhana satu lantai saja yang ditemukan. Gambar rumah sederhana dua lantai pun kini banyak ditemukan, kemudian dijadikan referensi untuk membangun rumahnya. Rumah dengan dua lantai nyatanya tidak hanya identik dengan rumah mewah saja, tetapi juga terdapat rumah dua lantai yang sederhana.

Kesederhanaan bentuk desain rumah minimalis tersebut salah satunya bisa tercermin dengan tidak besarnya rumah tersebut. Jadi, rumah sederhana dengan dua lantai itu biasanya rumah yang tidak besar ke samping atau ke belakang, tetapi rumah tersebut dibuat ke atas.

Dari dulu sampai sekarang gambar rumah idaman yang sering dimuat di media cetak, elektronik, ataupun media on-line lebih condong kearah model rumah mewah, modern, dan tentu saja memiliki luas bangunan ideal. Hal tersebut seolah membuat stigma bahwa rumah idaman harus memiliki ciri khas seperti itu, yakni luas, mewah, dan modern. Namun ketika kita dihadapkan pada kondisi dimana harga tanah semakin mahal serta sulitnya mencari aturan ruang cukup untuk membangun rumah idaman dengan ciri seperti tersebut diatas, maka persepsi pongid terhadap rumah idaman yang identik dengan aturan ruang luas, mewah, dan fashionable perlahan mulai terkikis. Banyak bangunan rumah yang secara fisik tidak begitu luas dengan desain sederhana disebut sebaga rumah idaman karena mampu memberi kenyamanan pada semua penghuninya.



9 Contoh Rumah Idaman Sederhana Terbaru

Desain rumah tropis modern yang populer bagi orang-orang yang ingin menikmati gaya hidup sederhana. Orang-orang yang tinggal di daerah tropis dapat memilih rumah modern karena dapat membawa ruang perasaan terbuka. Anda dapat membuat lapang rumah dengan memilih dekorasi yang tepat dan desain arsitektur. Anda dapat mengurangi sistem pendingin jika Anda tahu cara terbaik untuk membuat segar rumah dan dingin. Anda dapat mengurangi biaya energi dengan menggunakan cahaya matahari. Pada daerah tropis yang paling, matahari bersinar setiap hari. Anda dapat menginstal sistem energi surya di rumah untuk mendinginkan daerah dimaksudkan.

Rekomendasi

6 Tips Membuat Model Taman Minimalis Untuk Rumah Idaman

    Memiliki taman halaman rumah yang ideal dapat digunakan sebagai salah satu elemen untuk mempercantik tampilan rumah dan menjadi penghilang jenuh saat stres bagi penghuninya. Jika Anda ingin membuat desain taman rumah yang indah, sebaiknya Anda perlu mempertimbangkan beberapa tips berikut ini:

6 Tips Membuat Model Taman Minimalis Untuk Rumah Idaman


Tips 1. Karakter Bangunan dan Penghuni
Sebaiknya Anda menyesuaikan desain taman dengan konsep rumah. Hal ini agar taman dan rumah terlihat selaras. Selain itu, masalah psikologis sang penghuni rumah juga perlu menjadi bahan pertimbangan Anda untuk merancang sebuah taman. Hal ini karena adanya kaitan dengan psikologis penghuni rumah, taman dapat berfungsi sebagai obat penenang jiwa.
Tips 2. Lahan
Dalam penataan taman rumah, harus disesuaikan dengan lahan yang Anda miliki. Jika lahan yang digunakan untuk taman tidak terlalu luas, Anda dapat menyiasatinya dengan menanam tanaman yang sederhana. Selain itu, alternatif lainnya, Anda bisa menanam tanaman dalam pot.

Tips 3. Sirkulasi Orang dan Jendela Pandang
Tips model taman rumah selanjutnya adalah sirkulasi orang, yang dimaksud disini bisa berupa sirkulasi orang di taman atau sirkulasi orang yang menuju ke teras atau pintu utama. Penempatan jendela yang menghadap ke taman juga harus Anda rencanakan sehingga pemilik bisa melihat taman dari dalam rumah. Maka dari itu, aspek sirkulasi juga perlu dipertimbangkan karena berhubungan dengan jendela pandang.

Tips 4. Hardscape
Hardscape atau elemen keras pada taman dapat berbentuk patung, batuan dan kolam. Biasanya hardscape ini dirancang pada awal pembuatan taman. Selain dari elemen hardscape, ada pula yang disebut softscape yaitu elemen pelengkap berupa tanaman.
Tips 5. Jenis Tanaman
Pemilihan tanaman tergantung pada konsep rumah yang Anda miliki dan hardscape taman. Misalnya saja, Anda mempunyai konsep rumah minimalis, maka Anda bisa memilih tanaman yang praktis dan memiliki karakter minimalis (daunnya tidak rimbun).
Tips 6. Cahaya
Jika di taman, Anda berikan tanaman perdu atau semak yang terkena sinar matahari cukup lama (di atas 5 jam), ada baiknya Anda menempatkan pohon sebagai peneduh tanaman tersebut. Untuk penerangan taman pada saat malam hari dapat dengan menempatkan cahaya buatan agar taman terlihat cantik.

Terimakasih telah membaca artike kami tentang 6 Tips Membuat Model Taman Minimalis Untuk Rumah Idaman, semoga menjadi inspirasi anda.

Referensi: http://id.wikipedia.org/wiki/Taman